Marketing.co.id – Berita Property | Perubahan perilaku konsumen mendorong pengelola pusat perbelanjaan seperti Lippo Malls, untuk menata ulang strategi agar tetap relevan dan kompetitif.
(kiri ke kanan) Aji Widiarto (Mall Director Cibubur Junction), Henry Riadi (CEO Lippo Malls Indonesia), Deborah Rosanti (LMI Project Director), Anwar Arifin Salim (Chief Special Project Officer LMI), dan Timotius Thendean (Regional Mall Director), tengah memperhatikan cetak biru dari renovasi Cibubur Junction pada Kamis (12/11). Foto: Ist.
Revitalisasi Beberapa Mal Menjadi Agenda Prioritas
Beberapa mal Lippo Malls memulai revitalisasi melalui pembaruan identitas visual, konsep ruang, dan narasi merek menyesuaikan kebutuhan pengunjung masa kini.
Baca juga: Mal Atrium Senen, Membangun Kembali Ikon Urban Jakarta
Cibubur Junction menjadi prioritas pada kuartal empat tahun ini, memasuki fase rekonsep serta rebranding yang ditargetkan selesai bertahap.
Lippo Mall Nusantara dan Gajah Mada Plaza turut mengalami pembaruan signifikan, menandai komitmen transformasi portofolio properti perusahaan.
Strategi Penyesuaian Tenant Mix dan Area Publik
Langkah revitalisasi tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, tetapi juga penyusunan ulang tenant mix dengan mempertimbangkan karakter pasar lokal.
Optimalisasi area publik diarahkan menciptakan ruang interaksi sosial yang mendukung perubahan gaya hidup masyarakat urban.