Monday, April 6, 2026
Monday, April 6, 2026
Home DIGITAL & TECHNOLOGYTips Aman Bermedia Sosial ala TikTok

Tips Aman Bermedia Sosial ala TikTok

by Lia Liliyanti
0 comments

Marketing.co.id – Berita Digital | Sepanjang 2025, TikTok menjalankan beragam inisiatif untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi semua pengguna. Salah satunya melalui kampanye Seru Berkreasi dan #SalingJaga keamanan remaja bersama Yayasan SEJIWA.

Selain itu juga menyelenggarakan roadshow edukasi keamanan digital yangmenjangkau lebih dari 1.600 remaja, serta memperluas literasi digital bagi orang tua diseluruh Indonesia melalui kerja sama dengan yayasan Keluarga Kita.

Menjawab Ancaman Judol dan Penipuan Online di Ruang Digital

Maraknya judi online dan penipuan digital mendorong pentingnya literasi keamanan bagi masyarakat Indonesia sepanjang 2025.

Baca juga: Strategi Industri Digital Lawan Judi Online

Merespons tantangan tersebut, perusahaan melalukan kampanye edukasi berkelanjutan yang melibatkan komunitas, kreator, dan organisasi masyarakat sipil.

Sebagai platform dengan lebih dari 160 juta pengguna di Indonesia, TikTok memperkuat keamanan melalui kebijakan, teknologi, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Hilmi Adrianto, Head of Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia dan Diena Haryana, Founder Yayasan SEJIWA. Foto: Ist.

“Keamanan pengguna selalu menjadi prioritas kami. Keamanan digital bukan hanya soal menghapus konten berbahaya, tetapi memastikan seluruh pengguna, termasuk remaja, dapat berkreasi, terhubung, dan mengekspresikan diri dalam ruang digital yang aman dan positif,” ujar Hilmi Adrianto, Head of Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia.

Ia menambahkan, pendekatan keamanan dibangun melalui penegakan kebijakan, sistem moderasi berlapis, edukasi literasi digital, serta kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah.

Baca juga: Manfaatkan Fitur Keamanan Platform

“Ruang digital membuka akses luas terhadap informasi dan pembelajaran bagi remaja. Namun, ruang tersebut harus aman, suportif, dan ramah anak agar manfaatnya optimal,” ujar Diena Haryana, Founder Yayasan SEJIWA.

Diena menegaskan bahwa keamanan digital membutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama keluarga.

“Orang tua memegang peran utama sebagai pengenal teknologi di rumah. Pendampingan hangat, komunikasi terbuka, serta dukungan kebijakan yang ramah anak menjadi kunci terciptanya ruang digital yang sehat,” lanjutnya.

Kolaborasi Edukasi untuk Ruang Digital Lebih Aman

Berikut tips praktis menjaga keamanan digital yang relevan bagi pengguna sehari-hari.

1. Biasakan Berpikir Kritis Sebelum Berinteraksi
Kampanye #PikirDuaKali mendorong pengguna tidak terburu-buru merespons konten mencurigakan. Metode 3C: Cek, Cegah, Cegat membantu mengidentifikasi potensi penipuan.

2. Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Judi Online
Melalui #LawanJudol, aplikasi ini menyediakan laman edukasi dan kanal pelaporan resmi di aplikasi. Sepanjang Januari–Juni 2025, dilaporkan telah menghapus 1,6 juta komentar promosi judi online.

3. Manfaatkan Fitur Keamanan Platform
Pengaturan privasi, filter kata kunci, dan pengingat waktu layar membantu mengelola aktivitas digital lebih seimbang. Fitur ini penting bagi remaja dan keluarga.

4. Libatkan Keluarga dalam Aktivitas Digital
Kolaborasi dengan Yayasan Keluarga Kita memperkuat literasi pengasuhan digital. Pendekatan ini mendorong dialog terbuka antara orang tua dan anak.

5. Aktif Melaporkan Konten Berisiko
TikTok menghapus 25 juta konten pelanggaran, termasuk 232 ribu konten penipuan. Sebanyak 94% ditindak sebelum dilaporkan pengguna, menunjukkan efektivitas moderasi proaktif.

Partisipasi pengguna mempercepat perlindungan komunitas digital secara kolektif. “Kami percaya keamanan digital hanya dapat terwujud ketika seluruh pihak bergerak bersama,” tutup Hilmi.

You may also like