Mitigasi Perubahan Iklim, Nestlé Indonesia Tanam 1.000 Pohon di Kabupaten Batang

Marketing.co.id – Berita Lifestyle | Sebagai langkah konkret dalam menghadapi krisis iklim dan menjaga kelestarian ekosistem, Nestlé Indonesia menggelar aksi reforestasi bertajuk #BersamaNestlé: Aksi Nyata Hijaukan Hutan. Dalam inisiatif ini, sebanyak 1.000 pohon ditanam di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen global Nestlé untuk mencapai emisi nol bersih (net zero emission). Penanaman pohon di Batang difokuskan pada penguatan fungsi resapan air dan stabilitas tanah, mengingat wilayah tersebut memiliki risiko gerakan tanah yang cukup tinggi.

Aksi hijau ini melibatkan kolaborasi luas, mulai dari 60 karyawan internal Nestlé Indonesia Pabrik Bandaraya, Kelompok Tani Desa Sodong, hingga Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Turut hadir memberikan dukungan, perwakilan dari Dinas Kehutanan Wilayah IV Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, dan Perumda Air Minum Sendang Kamulyan.

Factory Manager Pabrik Nestlé Indonesia Bandaraya, Norman Tri Handono, menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan adalah pilar utama bisnis perusahaan. “Inisiatif ini lahir dari kolaborasi erat antara Nestlé, pemerintah, dan komunitas. Kami percaya keberlanjutan hanya bisa terwujud melalui sinergi. Ini bukan sekadar menanam pohon, tapi membangun ekosistem yang mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga alam,” ujar Norman.

Secara teknis, pemilihan jenis pohon dilakukan berdasarkan rekomendasi DLH Batang, meliputi pohon lokal seperti aren, trembesi, jambu air, dan jambu alas. Pohon-pohon ini ditanam di area seluas 2,5 hektare yang mencakup tutupan hijau dan lereng rawan longsor.

Secara ekologis, 1.000 pohon ini diproyeksikan mampu menyerap sekitar 22 ton CO₂ per tahun. Selain menyerap karbon, penambahan vegetasi ini diperkirakan meningkatkan kapasitas infiltrasi air hingga 20–30%, yang sangat krusial untuk mencegah banjir dan erosi di wilayah hilir.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Batang, Ila Dhiama Warni, S.H., mengapresiasi langkah cepat Nestlé. “Bencana alam dalam beberapa bulan terakhir menjadi pengingat bagi kita. Aksi Nestlé Indonesia sangat membantu upaya pencegahan longsor, khususnya di Desa Sodong. Kami berharap kolaborasi sektor swasta seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Nestlé tidak hanya berhenti pada proses penanaman. Perusahaan berkomitmen melakukan pendampingan dan pemantauan selama enam bulan ke depan untuk memastikan bibit pohon tumbuh kokoh. Program di Batang ini merupakan kelanjutan dari rangkaian aksi serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Jawa Timur dengan penanaman 1.000 tanaman bakau pada awal Desember lalu.

Related posts

METOO Hadirkan Inovasi Pasta Gigi “Daily Care Hero”

Gandeng Teknologi Jepang, Opus Park Perkuat Posisi sebagai Ikon Hunian Premium di Sentul City

Daya Tarik Hangzhou di Mata Wisatawan Indonesia