Marketing.co.id – Berita Financial Services | Akhir tahun sering dihabiskan untuk liburan, padahal periode ini krusial mengevaluasi keuangan sebelum menyusun resolusi finansial tahun berikutnya.
Baca juga: Panduan Manajemen Keuangan di Usia 40-an
Faculty Head Sequis Quality Empowerment Sequis Life, Yan Ardhianto Handoyo, menilai banyak orang mengulang kesalahan finansial yang sama setiap tahun.
“Perencanaan keuangan seharusnya menjadi resolusi utama karena menentukan kesiapan dana hari ini dan tujuan masa depan. Evaluasi rutin enam bulanan membantu menjaga rencana keuangan tetap adaptif,” ujar Yan.
5 Kesalahan Keuangan Akhir Tahun
Berikut lima kesalahan keuangan akhir tahun yang menurut Yan masih sering diabaikan masyarakat:
1. Tidak Mencatat Pengeluaran Kecil
Pengeluaran harian seperti kopi atau jajan rutin sering dianggap sepele, padahal akumulasinya signifikan dan memengaruhi kondisi kas tahunan.
2. Mengabaikan Posisi Aset dan Utang
Banyak orang tidak mengetahui nilai aset bersihnya. Padahal identifikasi aset dan liabilitas penting sebelum menyusun strategi finansial baru.
3. Tidak Mengevaluasi Instrumen Investasi
Sebagian masyarakat bertahan pada instrumen yang sudah tidak relevan dengan tujuan keuangan jangka menengah dan panjang.
4. Anggaran Tidak Realistis
Metode 50/30/20 sering diabaikan menjelang akhir tahun. Akibatnya, pengeluaran impulsif meningkat dan tabungan tergerus tanpa disadari.
5. Proteksi Finansial Belum Diprioritaskan
Yan mengingatkan risiko hidup tidak terjadwal. Tanpa proteksi, rencana finansial bisa runtuh akibat kejadian tak terduga.
Ia menyarankan alokasi minimal sepuluh persen penghasilan untuk proteksi, termasuk melalui produk asuransi jiwa berjangka terencana.
Baca juga: Awali Tahun Baru dengan Finansial Sehat Untuk Milenial
Dalam konteks perencanaan jangka panjang, asurasi dwiguna seperti Sequis Future Saver Insurance dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi proteksi, karena menyediakan manfaat perlindungan dan manfaat hidup tahunan bagi keluarga.
Baca juga: Gen Z Tahu Cara Kelola Risiko Ini
Dengan masa pembayaran lima tahun, fleksibilitas tetap terjaga untuk kebutuhan investasi dan dana darurat lainnya.
“Rencana keuangan yang disiplin dan adaptif menjadi fondasi menghadapi tantangan finansial di tahun mendatang. Melakukan evaluasi minimal setahun sekali, penting agar tujuan tetap terarah dan dapat dicapai secara realistis.” tutup Yan.