3 Cara Praktis Mengumpulkan Data Pelanggan dari Aktivitas PR

public relation (andrewchow.sg)

Pelajari 3 cara praktis mengumpulkan data dari aktivitas PR untuk mengukur dampak bisnis, meningkatkan trafik, leads, dan penjualan secara terukur.

Marketing.co.id – Berita UMKM | Di era ketika perusahaan menuntut bukti nyata kontribusi PR (Public Relations) terhadap penjualan, mengumpulkan data dari aktivitas PR menjadi langkah penting untuk menunjukkan dampak bisnis yang terukur.

Meski PR sering dianggap sulit diukur, sejumlah strategi praktis dapat membantu tim komunikasi mendapatkan data yang relevan, akurat, dan bisa ditautkan ke hasil akhir seperti peningkatan trafik, leads, maupun penjualan. Dikutip dari PRDaily, berikut tiga cara praktis yang dapat diterapkan:

1. Gunakan Tautan Khusus, QR Code, atau Landing Page Terarah

Salah satu cara paling efektif untuk mengumpulkan data adalah dengan menyediakan jalur digital yang jelas bagi audiens setelah mereka terpapar liputan media. Caranya bisa berupa URL khusus yang disebutkan dalam pemberitaan, QR code pada materi PR atau kampanye offline, dan landing page dengan pesan yang sesuai dengan konten liputan.

Pendekatan ini membantu audiens melakukan tindakan langsung, mulai dari membaca informasi lebih lanjut, mendaftar program, hingga berlangganan email. Di sisi lain, brand bisa mendapatkan first-party data yang sangat berharga, termasuk lokasi, minat, hingga pola perilaku audiens.

2. Optimalkan Momen Liputan dengan Search Engine Marketing (SEM)

Ketika sebuah brand muncul di TV, media online, atau cetak, respons alami audiens adalah langsung mencarinya di Google. Inilah kesempatan PR mengumpulkan data tambahan melalui penyesuaian kata kunci SEM yang sesuai dengan pesan kampanye, menyinkronkan iklan digital dengan jam tayang atau publikasi berita, serta mengarahkan pencarian ke halaman yang dapat dilacak.

Dengan cara ini, setiap lonjakan trafik yang muncul setelah liputan dapat dihubungkan dengan aktivitas PR. Selain itu, audiens yang mencari brand akan masuk ke ekosistem digital perusahaan sehingga lebih mudah untuk di-retargeting melalui iklan media sosial atau email marketing.

3. Gunakan Kontes, Kuis, atau Aktivasi Digital yang Meminta Data

Aktivitas PR berbasis engagement seperti kontes digital, kuis interaktif, atau unduhan materi edukasi terbukti efektif mendorong audiens memberikan data secara sukarela. Model ini dapat berupa kontes dengan syarat memasukkan email, kuis berbasis media sosial yang merujuk ke situs resmi, dan unduhan white paper, katalog, atau e-book.

Dalam sebuah kampanye industri travel misalnya, widget kontes yang mewajibkan peserta memasukkan email berhasil memperluas database pelanggan secara signifikan. Informasi ini kemudian dapat dicocokkan dengan data pelanggan baru atau lama untuk memperkaya segmentasi audiens.

Baca Juga:

Mengumpulkan data dari aktivitas PR bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis untuk menjembatani PR dan marketing. Dengan tiga langkah praktis ini, tim PR dapat menunjukkan dampak yang lebih terukur, sekaligus memperkuat peran mereka dalam mendorong pertumbuhan bisnis.

Related posts

Mengenal Brand Religion, Strategi Menciptakan Pelanggan Setia

7 Cara Membangun Brand yang Kuat untuk UMKM

5 Rahasia Orang Sukses Wujudkan Resolusi Tahun Baru